Setiap Kita Adalah Potensi, Mari Turut Serta Berkontribusi Membangun Desa Dan Berbuat Kebaikan.

 

Pembangunan Desa Banyurojo Harus Diperhatikan, Karena Desa Halaman Depan Negara

Administrator 13 Maret 2017 22:25:16 WIB

BANYUROJO - Desa haruslah tanggap dan mengerti bahwasa posisinya begitu signifikan bagi Negara Republik Indonesia hingga pemerintah dengan serius berupaya agar Desa dan masyarakatnya berdaya, maju dan unggul, dimana nantinya dapat bersaing di kancah internasional.

Bukan impian semata juga ngoyo woro. Dengan lahirnya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa adalah strategi untuk mengembangkan dan memajukan desa, desa diharapkan menjadi halaman depan Indonesia sehingga pembangunannya harus lebih diperhatikan.

Disampaikan oleh Taufik Madjid selaku Direktur Pemberdayaan Masyarakat (PPMD) Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) di Jakarta (07/02) saat menerima kunjungan Mahasiswa Universitas Wiyata Mandala, Nabire, Papua.

“Pembangunan itu harus dari bawah dan Presiden Jokowi memulainya dari Timur. Lahirnya UU 6 tahun 2014 tentang Desa menginisiasi lahirnya dana desa. Itu digunakan untuk pembangunan di desa-desa,” ujarnya. (kemendes.go.id)

Perlu untuk diketahui, memasuki tahun ketiga (2017) Pemerintah telah mengalokasikan Rp 60 triliun dari APBN untuk 74.910 Desa tahun ini, dimana rata-rata setiap desa akan mendapatkan Rp. 800 juta.

Dengan dana tersebut Desa Banyurojo haruslah mampu mengelola apa yang telah di upayakan pemerintah sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, dan pembangunan haruslah diperhatikan lebih serius tak sekedar program tahunan yang pengelolaannya asal jadi atau warga sekitar biasa menyebut "sakpenak'e wudele dewe".

Memahami potensi dan lokasi, pastinya pembangunan Desa Banyurojo tak hanya mengandalkan Dana Desa. Selain program pemerintah seperti KOTAKU (Kota Tanpa Kumuh), bansos, juga bunga deposito 1,5 miliar yang dimiliki, Desa Banyurojo haruslah mampu mengoptimalkan pemasukan sektor pajak dari perusahaan di sekitar, CSR (Corporate Social Responsibility), dan akses pihak ketiga terutama dari Pemerintah Kabupaten Magelang agar pembangunan dapat terealisasi lebih cepat.

Pembangunan Desa Banyurojo harus diperhatikan.

---

Pewarta: Ivan Purnawan  / © SID Banyurojo 2017

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun)

Formulir Komentar (Komentar baru terbit setelah disetujui Admin)

Nama
Alamat e-mail
Komentar
  CAPTCHA Image [ Ganti gambar ]
  Isikan kode di gambar
 

Layanan Mandiri


Silakan datang atau hubungi operator desa untuk mendapatkan kode PIN anda.

Masukan NIK dan PIN

Statistik Pengunjung

Hari ini
Kemarin
Jumlah pengunjung

Aparatur Desa

Kepala Desa Sekretaris Desa Kasi Pemerintahan Kaur Umum dan Perencanaan Kaur Keuangan Kasi Kesejahteraan Kasi Pelayanan Kadus Kranggan Kadus Seneng 1 Kadus Seneng 2 Kadus Sekaran Kadus Saragan Staf Staf Staf

Tautan Terkait

Link

Lokasi Banyurojo

tampilkan dalam peta lebih besar